Kamis, 27 Mei 2010

Tiga Profesi / Bisnis Bidang TI yang paling Prospektif (Legal & Professional, Low – cost & High – profit, Solusi lapangan kerja, Banyak dibutuhkan

  1. Computational Biologi : Terdapat peningkatan kebutuhan untuk menggabungkan ilmu komputer, biologi dan matematika untuk memahami data penelitian dalam jumlah yang sangat besar. Bidang ini akhirnya memungkinkan seorang dokter untuk menguji tanda genetik yang unik pasien dan menyesuaikan perawatan terbaik dan obat-obatan untuk pasien tersebut. Untuk menjadi seorang yang ahli dalam computational harus menguasai beberapa bidang ilmu pengetahuan seperti ahli dalam bioinformatika, ilmu komputer, matematika, biologi.
  2. Konseling Genetika : Seorang Dokter dapat menguji genetik puluhan spidol dan meramalkan kapan seseorang kemungkinan akan mengalami kondisi perubahan genetic dengan menggunakan tegnologi terkomputerisasi. Dengan tes dan perawatan yang tersedia, genetik konselor akan diperlukan untuk membantu individu atau keluarga untuk membuat keputusan tentang teknologi genetika yang berlaku untuk ilmu pengetahuan dan keyakinan pribadi. Untuk menjadi konseling genetika harus memiliki kemampuan dalam berpikir kritis dan ahli berkomunikasi.
  3. Brain Analis : Penggunaan alat yang semakin canggih dalam pencitraan otak, ilmuwan saraf akan menentukan bagaimana orang - orang merasakan dan bereaksi atau apa yang mereka mampu dan juga bisa mendeteksi penipuan, mendiagnosa penyakit mental, intelektual mengidentifikasi kekuatan dan mengumpulkan riset pasar yang akurat dan bahkan mendapatkan bantuan memilih karir yang paling sesuai dengan otak mereka. Untuk menjadi Brain Analis harus ahli dalam ilmu saraf, dan mempunyai pengalaman juga keterampilan dalam perawatan kesehatan

Senin, 10 Mei 2010

PERLINDUNGAN HAK CIPTA DI DUNIA CYBER

Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan - pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.Hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

Dunia cyber sebagai sistem informasi dan telekomunikasi yang terpadu dalam suatu jaringan global, adalah ruang tanpa batas yang dapat diisi dengan sebanyak mungkin kategori. Baik yang sudah ada, akan ada, dan mungkin akan terus berkembang. Dari perdagangan, perhubungan, kesehatan, sampai militer, dan sebagainya. Bahkan anda sendiri dapat membentuk komunitas dari tingkatan keluarga, arisan sampai pada tingkatan sebuah negara di dunia cyber yang tiada batas. Dengan berkembangnya pemanfaatan teknologi internet untuk berbagai kegiatan konvensional sehari-hari telah membuka jalan bagi 'kebebasan cyber'. Baik untuk kegiatan bisnis maupun dalam kegiatan awam sehari-hari, segala sesuatu yang terjadi dalam dunia cyber dapat dilakukan dengan mudah, bebas, canggih, cepat, efisien. Tak perlu lagi bertemu muka secara langsung. Semua ini tentu akan menimbulkan masalah apabila tidak atau belum secara utuh diatur oleh hukum. Dengan adanya hak cipta untuk produk TI, apabila terjadi pembajakan terhadap produk tersebut maka pelakunya dapat dituntut secara hukum dan dikenakan sanksi.

Untuk meningkatan faktor keamanan cyber boleh saja disediakan oleh penyedia jasa dan informasi, serta terutama sekali harus datang dari kesiapan hukum dan penegakkannya.